PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON DENGAN MUATAN LOKAL PASIR SIRING AGUNG DAN BATU PECAH MALUS

Main Article Content

Ely Mulyati

Abstract

Beton merupakan fungsi dari bahan penyusunya yang terdiri dari bahan semen hidrolik (Portland cement), agregat kasar, agregat halus, air dan bahan tambah (Admixture dan Additive). Struktur beton sangat dipegaruhi oleh komposisi dan kualitas bahan-bahan pencampur beton tersebut.  Kuat tekan beton mengidentifikasikan mutu dari sebuah struktur, semakin tinggi tingkat kekuatan struktur yang dikehendaki maka semakin tinggi pula mutu beton yang harus dihasilkan. Beton harus dirancang proporsi campurannya agar menghasilkan suatu kekuatan tekan rata-rata yang disyaratkan. agregat kasar (batu pecah) dari sungai malus dan agregat halus dari siring agung merupakan salah satu potensi lokal yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan penyusun beton. Untuk mengetahui kualitas dan sifat agregat tersebut maka dilakukan dengan metode eksperimental (uji laboratorium). Pengujian laboratorium terhadap agregat kasar (batu pecah) dari sungai malus dan agregat halus dari siring agung ditargetkan mencapai karakteristik kuat tekan beton K-250 kg/cm2, Sampel beton menggunakan Kubus dengan jumlah sampel 3 permasing-masing umur beton (7 hari, 14 hari dan 28 hari). Dari hasil uji laboratorium yang sudah dilaksanakan dapat diketahui bahwa agregat kasar dari sungai Malus dan agregat halus dari siring agung memiliki kualitas yang baik. Agregat kasar dari sungai Malus dan agregat halus dari siring agung memiliki sifat yang memenuhi syarat sebagai bahan campuran beton. 


Kata Kunci: agregat kasar, agregat halus, beton, kuat tekan

Article Details

How to Cite
MULYATI, Ely. PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON DENGAN MUATAN LOKAL PASIR SIRING AGUNG DAN BATU PECAH MALUS. TEKNIKA: Jurnal Teknik, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 83-93, june 2017. ISSN 2686-5416. Available at: <http://www.teknika-ftiba.info/teknika/index.php/1234/article/view/42>. Date accessed: 03 oct. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.35449/teknika.v3i1.42.
Section
Articles