PERBANDINGAN PENGARUH PENGGUNAAN AIR TAWAR DAN AIR LAUT PADA PROSES CURING TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Main Article Content

Resky Damayanti ADH Henggar Risa Destania Ghina Amalia

Abstract

Dalam pembuatan beton air sangatlah berpengaruh terhadap kuat tekan beton, karena jika penggunaan air diberikan secara berlebihan akan mengakibatkan penurunan pada kekuatan beton tersebut. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengamatan terhadap nilai kuat tekan beton yang di curing menggunakan air tawar dan air laut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan mutu beton yang perawatannya menggunakan air tawar dan air laut, untuk mengetahui pengaruh jenis air dalam perawatan curing, dan pengaruh superplasticizer dalam meningkatkan mutu beton yang menggunakan air laut sebagai proses curing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalh metode eksperimen. Hasil pengujian diketahui bahwa pada benda uji yang direndam dengan air laut di umur 28 hari, nilai kuat tekan tertinggi dicapai oleh Beton K-400 + SP 1% yang perawatannya menggunakan air tawar mencapai nilai 423,9 kg/cm² dan Beton K-400 + SP 1% yang di curing dengan air laut terjadi penurunan akan tetapi masih memenuhi syarat yang direncanakan dimana nilai kuat tekannya di 408,1 kg/cm². Visual pada benda uji yang di curing dengan air laut menyebabkan adanya pori-pori di sekitar permukaannya, maka diketahui dari pengujian beton yang menggunakan bahan tambah SuperPlasticizer ada pengaruh dalam meningkatkan nilai kuat tekan beton pada beton yang proses curing-nya menggunakan air laut.


 


 


Kata kunci: Beton, Curing, Kuat Tekan, Superplasticizer

Article Details

How to Cite
ADH, Resky Damayanti; DESTANIA, Henggar Risa; AMALIA, Ghina. PERBANDINGAN PENGARUH PENGGUNAAN AIR TAWAR DAN AIR LAUT PADA PROSES CURING TERHADAP KUAT TEKAN BETON. TEKNIKA: Jurnal Teknik, [S.l.], v. 9, n. 2, p. 82-88, jan. 2023. ISSN 2686-5416. Available at: <http://www.teknika-ftiba.info/teknika/index.php/1234/article/view/224>. Date accessed: 21 feb. 2024. doi: http://dx.doi.org/10.35449/teknika.v9i2.224.
Section
Articles