PENGARUH GERAK MAKAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA SS 316L PADA PROSES BUBUT

Main Article Content

Reny Afriany Bahrul Ilmi Asmadi Asmadi Imam Effendi

Abstract

Pada proses pemotongan logam banyak parameter pemesinan yang akan mempengaruhi hasil produksi suatu benda kerja. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerak pemakanan terhadap kekasaran permukaan benda kerja hasil proses bubut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi yang diambil adalah baja tahan karat SS 316L sebagai bahan poros turbin air crossflow. Baja dibubut dengan memvariasikan gerak makan pada 0,0472 mm/put, 0,0945 mm/put dan 0,1700 mm/put. Kecepatan potong dan putaran spindel merupakan variabel tetap. Kekasaran spesimen diukur dengan menggunakan mesin uji kekasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekasaran permukaan semakin meningkat seiring kenaikan gerak makan. Kekasaran yang paling kecil dihasilkan pada variasi penggunaan gerak pemakanan 0,0472 mm/put yaitu sebesar 1,295 µm. Walaupun terkadang permukaan yang halus terkadang tidak menjadi spesifikasi khusus untuk suatu pekerjaan, penelitian ini menunjukkan gerak makan sangat berpengaruh terhadap nilai kekasaran.


Kata kunci: gerak makan, kekasaran permukaan, baja SS 316L, proses bubut 

Article Details

How to Cite
AFRIANY, Reny et al. PENGARUH GERAK MAKAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA SS 316L PADA PROSES BUBUT. TEKNIKA: Jurnal Teknik, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 185-192, feb. 2018. ISSN 2686-5416. Available at: <http://www.teknika-ftiba.info/teknika/index.php/1234/article/view/73>. Date accessed: 04 oct. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.35449/teknika.v4i2.73.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>